After Married – 10

Mockups Design
After Married Cover Ebook

Author: Fi_ss

Tittle: After Married – 10 – Threat

Lenght: Chapter

Cast: Im Yoona and Lee Donghae

Other Cast: Kim Heecul, Tiffany Hwang, Nicholas, Jung Wheein, Kim Taehyung, Jung Nara, etc

Genree: Romance, married life, Family, etc

Rate : 17+

Author Note: Hai ini chapter 10-nya. Selamat membaca dan maaf kalau kependekan. Tapi emang sampai sebatas ini untuk konflik awal yang harus Yoona hadapi, sesuai judul chapter.

Sorry klo masih ada typo…

Happy reading & Leggo~

>>>>>>>

– THREAT –

Author POV

Cahaya memasuki celah-celah ventilasi kamar yang dihuni oleh sepasang manusia yang masih terlelap dalam tidur nyenyaknya. Saling membagi kehangatan dari tubuh masing-masing. Mereka berpelukan dibawah sehelai selimut. Hingga salah satu dari mereka mulai terusik dari tidurnya karena cahaya matahari tersebut.

Berlahan Yoona membuka kelopak matanya, hingga berulang kali. Ketika penglihatannya mulai jelas, hal yang pertama Yoona sadari adalah sesuatu melingkari perutnya. Yoona langsung merasa tegang, ketika menyadari dia tidur bersama seseorang diranjang single-nya. Ini pertama kalinya ada orang lain yang tidur dikamarnya bahkan tidur seranjang dengannya. Dan herannya bagaimana orang tersebut bisa masuk ke kamarnya. Yoona melirik lengan yang melingkari pinggangnya. Lengan yang kokoh dan besar, yang Yoona yakini adalah lengan seorang pria.

Yoona berusaha menguatkan diri, untuk menahan ketakutannya. Gadis itu secara berlahan menoleh ke belakang dan betapa kagetnya Yoona ketika seseorang yang memeluknya itu adalah Donghae. Dengan cepat Yoona langsung melepas lengan Donghae yang melingkar di pinggangnya. Lalu mendorong pria itu hingga terjatuh kelantai.

“YAK… Apa yang kau lakukan?”, ucap Donghae kesal sambil menahan sakit dipunggung dan bokongnya yang baru saja pertubrukan dengan lantai. Tapi tanpa memperdulikan kesakitan Donghae, Yoona malah menarik selimut menutupi tubuhnya.

“aku…aku yang seharusnya bertanya, apa yang oppa lakukan dikamarku dan bagaimana bisa oppa tidur diranjangku?”, ucap Yoona sambil menutup tubuhnya dengan selimut. Padahal tubuhnya masih dilapisi pakaian lengkap, tanpa kurang sedikitpun.

“kau lupa… semalam kau mabuk”, ucap Donghae

Mendengar itu, Yoona terdiam sesaat, mengingat-ingat apa yang terjadi semalam. Yang Yoona ingat hanya dia pergi kesebuah pesta atas paksaan ommanya. Lalu Nara yang mengancamnya dan terakhir yang Yoona ingat, dia meminum sesuatu yang menurutnya sangat enak. Selebihnya Yoona tidak ingat lagi.

“kau sudah ingat? Dan soal aku tidur dikamarmu… itu karena kau sendiri yang memintanya. Kau menangis karena bermimpi buruk dan memintaku untuk tidak meninggalkanmu”, jelas Donghae.

“ti-tidak mungkin”, balas Yoona tidak percaya – lebih tepatnya tidak yakin dirinya benar-benar meminta Donghae untuk tidak meninggalkannya.

“dan semalam kita…”, Donghae mengantung ucapannya sambil tersenyum menggoda Yoona.

“da-dan… apa?”, ucap Yoona gugup. Firasatnya mengatakan jika sudah terjadi sesuatu dengan mereka semalam. Dan sialnya Yoona tidak ingat sedikit pun.

“kau tidak ingat?”, goda Donghae lagi.

“tidak”

“ahh kau pasti berbohong. Kau pasti mengingatnya tapi kau malu mengakuinya”, Donghae semakin menggoda Yoona.

Sadar dirinya semakin digoda oleh Donghae, Yoona semakin yakin pasti terjadi hal yang buruk semalam. Yoona mengintip tubuhnya yang masih ditutupi pakaian lengkap. Yoona mendesah lega. Tapi Donghae menyadari apa yang sedang Yoona pikirkan.

“apa kau berpikir kita melakukannya semalam?”, goda Donghae lagi. Yoona heran menatap pria yang berstatus menjadi suaminya itu tiba-tiba menjadi pria penggoda.

“melakukan apa?”, tanya Yoona berpura-pura tidak tahu, tapi pipi gadis itu sudah bersemu, memerah.

“tentu saja bercinta”, jawab Donghae singkat dan penuh semangat. Mendengar ucapan Donghae yang terlalu frontal, Yoona langsung melemparkan bantal kewajah Donghae.

“DASAR MESUM”, teriak Yoona. Sedangkan Donghae sudah tertawa tidak peduli dengan Yoona yang sudah sangat malu.

“KELUAR”, teriak Yoona.

“Yak… kau benar-benar tidak ingin tahu apa yang sudah terjadi semalam?”

“TIDAK”

“kau pasti menyesal kalau sampai tidak mengingatnya. Ckkk… tapi bagaimana bisa kau melupakannya, jelas-jelas semalam kau yang memulainya terlebih dahulu”, Donghae mencoba mengingat-ingat kejadian semalam. Dimana Yoona yang memeluknya hingga mereka yang berciuman cukup lama. Ciuman itu berhenti ketika Donghae sadar, Yoona sudah tertidur.

“DIAM… Aku bilang keluar”, usir Yoona dan lagi-lagi melemparkan bantal kearah Donghae. Namun kali ini Donghae dengan cepat menghindar. Melihat Donghae yang menghindar, membuat Yoona semakin kesal.

Melihat Yoona yang menatapnya tajam, Donghae langsung bangkit dari duduknya, berlari kearah pintu. Tapi sebelum benar-benar keluar, Donghae kembali berbalik kearah Yoona.

“Ahhh… Ngomong-ngomong Tiffany benar jika kau memang seperti keledai bodoh”, ujar Donghae.

“APA?”

“itu….PIN pengaman pintu kamarmu. Bagaimana bisa kau membuat PIN semudah itu? kau benar-benar sangat bodoh”, ucap Donghae dengan cepat karena Yoona sudah bersiap-siap melemparkan lampu tidur kearahnya. Setelah mengatakan Yoona bodoh, Donghae langsung keluar dari kamar itu masih dengan tawanya. Sedangkan Yoona sudah meringkuk dibalik selimut karena menahan kekesalannya pada Donghae.

“LEE DONGHAE SIALAN”, maki Yoona sambil meremas bantal gulingnya dengan perasaan kesal.

>>>>>>>

Selesai mandi, Yoona duduk didepan meja kerjanya. Menatap sekeliling kamarnya. Dan langsung menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya. Mengingat Donghae sudah masuk kekamarnya dan melihat isi kamarnya yang sangat berantakan. Donghae pasti menilai dirinya sebagai gadis yang sangat berantakan. Sekarang Yoona tidak tahu harus dimana menyembunyikan wajahnya jika bertemu dengan Donghae.

“akkkkk…. Sudahlah Im Yoona. Jangan pedulikan soal itu. Ayo mulai bekerja”, seru Yoona mencoba mensugesti pikirannya agar fokus bekerja. Namun niatannya itu harus diurungkannya sesaat karena ponselnya berbunyi.

Yoona mengerutkan kening ketika ada panggilan dari nomor yang tidak dikenal. Karena penasaran akhirnya Yoona menerima panggilan tersebut.

“yeoboseyo?”, ucap Yoona diawal.

“…”

“yeoboseyo?”, ulang Yoona lagi karena tidak ada balasan dari orang yang meneleponnya. Tapi Yoona tahu ada seseorang disana, karena Yoona bisa mendengar deru napas si penelepon.

“jika anda tidak ingin bicara, saya akan tutup”, ucap Yoona dan tetap saja tidak ada jawaban. Akhirnya gadis itu langsung menutup panggilan telepon itu.

“aish… dasar orang usil”, umpat Yoona. Diletakkannya ponselnya diatas meja kerjanya dengan asal, lalu kembali mulai membuat sketsa gaun baru sesuai dengan yang Tiffany inginkan.

Hingga berjam-jam Yoona tetap fokus bekerja. Bahkan karena telalu asyik bekerja, hingga lupa waktu. Yoona melewatkan makan siangnya karena hari sudah mulai gelap. Yoona pun mulai sadar ketika perutnya berbunyi, minta diisi.

“ahh.. lagi-lagi aku melewatkan makan siangku”, keluh Yoona dan mulai beranjak keluar dari kamarnya. Didapur Han Ajumma sedang memasak dengan salah seorang maid. Yoona duduk dimeja makan, sambil menopang dagunya.

“ohh nona sudah selesai bekerja?”, seru Han Ajumma ketika mendengar suara kursi meja makan yang digeser. Yoona mengangguk menjawab pertanyaan wanita baruh baya itu.

“dan nona melewatkan makan siang nona”, tegur Han Ajumma. Yoona tersenyum lemah. Perutnya benar-benar tidak bisa diajak kompromi lagi.

“Ajumma… aku lapar”, keluh Yoona.

“iya nona, tunggulah sebentar lagi. Ini sudah mau masak”, ucap Han Ajumma. Yoona pun mengangguk. Mencoba bersabar.

Tring~

Ponsel Yoona kembali berdering. Kali ini ada sebuah pesan dari nomor yang meneleponnya tadi pagi. Yoona membaca pesan yang masuk itu.

Aku tahu masa lalumu

Yoona mengerutkan keningnya. Lalu mengetikkan sesuatu untuk membalasnya.

Siapa kau?

Kau ingin tahu aku siapa? Maka datanglah ke Kafe KING…

Jika kau tidak ingin mengatakan siapa kau sebenarnya, aku pun tidak peduli!

Kau yakin? Apa perlu aku menghubungi suamimu juga dan memberitahukan semua masa lalumu?

Membaca ancaman itu, Yoona langsung tegang dan ketakutan. Yoona belum siap menerima reaksi yang akan Donghae tunjukkan ketika sudah mengetahui masa lalunya.

“nona kenapa?”, tanya Han Ajumma ketika menghidangkan hasil masakannya dihadapan Yoona. Gadis itu pun langsung tersadar dari kekalutannya. Dengan cepat Yoona keluar dari dapur.

“nona mau kemana?”, ujar Han Ajumma ketika Yoona berlari cepat keluar dari dapur. Gadis itu tidak menjawab apapun.

Tanpa mengganti pakaiannya, Yoona langsung menyambar kunci mobilnya dari gantungan kunci yang tersedia didekat ruang tamu. Yoona berlari ke garasi dan langsung dengan cepat memasuki mobilnya menuju kafe KING.

Sesampainya di kafe KING, Yoona mencari keberadaan seseorang diruangan Kafe tersebut. Kafe itu sedang ramai pengunjung, membuat Yoona kesulitan untuk mencari seseorang yang wajahnya pun tidak Yoona ketahui. Yoona hanya berfokus mencari seseorang yang duduk sendiri atau bertingkah mencurigakan saja. Tapi disana tidak ada seseorang yang duduk sendiri. Tapi ada satu meja yang tidak berpenghuni.

Merasa mungkin orang tersebut belum datang, Yoona memutuskan untuk duduk terlebih dahulu. Dengan perasaan gelisah, Yoona menunggu. Bahkan mengirimkan pesan menanyakan keberadaan orang yang mengancamnya itu hingga berulang kali. Tapi tidak ada balasan dari orang  tersebut.

Yoona curiga orang tersebut sepertinya hanya sedang usil padanya. Karena sudah hampir sejam Yoona menunggu tapi tidak ada seorangpun yang datang menghampirinya.

Yoona pun memutuskan untuk pulang saja. Tapi ketika keluar dari kafe itu, Yoona berpapasan dengan Heechul. Mereka saling terdiam dan menatap tajam.

“kita harus bicara”, ucap Heechul dingin. Pria itu langsung melewati Yoona duduk dikursi yang tadi Yoona duduki. Yoona yang pada dasarnya sangatlah bodoh, mengikuti Heechul untuk duduk di meja yang sama. Mereka duduk saling berhadapan tapi arah pandangan yang berbeda. Heechul menatap jalanan diluar sedangkan Yoona menatap kearah meja kasir.

Beberapa menit berlalu hingga akhirnya Heechul mulai berbicara.

“bagaimana kabarmu?”, tanya Heechul dengan nada yang datar. Yoona tahu pria itu tidak tulus ingin menanyakan kabarnya. Bahkan Yoona curiga, Heechullah yang menelepon dan mengirim pesan ancaman tersebut.

“sepertinya kau baik-baik saja”,  jawab Heechul sendiri karena Yoona tidak mengeluarkan kata sedikitpun untuk menanggapi ucapannya.

“baiklah, sepertinya aku sudah mulai tidak nyaman melihatmu, dan kurasa kau pun demikian. Aku akan mengatakan keintinya saja”, ucap Heechul menyerah karena Yoona terlihat tidak ingin melihatnya terlalu lama. Heechul masih ingat tatapan Yoona sekarang masih sama dengan tatapan Yoona ketika gadis itu meminta tolong padanya, tapi dia malah pergi meninggalkan gadis itu bersama orang asing.

“aku mau kau melupakan kejadian waktu itu”, ucap Heechul tegas. Yoona langsung menatap pria itu dengan tajam dengan kedua telapak tangannya yang mengepal. Pria itu membahas masa lalu mereka. Seperti yang Yoona sudah duga.

“Kau tahukan…aku tidak bermaksud melibatkanmu pada saat itu. Kejadian itu diluar kuasaku. Pada saat itu aku hanya ingin balas dendam pada Nara karena dia… kau menolakku. Tapi kau datang dengan bodohnya. Dan si brengsek itu malah lebih tertarik padamu dari pada Nara. Jadi Yoona… kau bisakan melupakannya”, bujuk Heechul. Nara sudah memberitahu Heechul tentang ancamannya pada Yoona. Tapi sepertinya Heechul belum puas jika tidak mengatakannya langsung pada Yoona.

“hatimu benar-benar terbuat dari batu. Setelah apa yang sudah kalian lakukan padaku, dan sekarang kau memintaku untuk melupakannya begitu saja tanpa merasa bersalah sedikitpun? Apa kalian tahu apa yang sudah ku lalui selama ini? Karena perbuatan keji kalian, semua orang menganggapku aneh, bahkan menganggapku seperti orang gila”, ucap Yoona sambil menahan geramannya.

“ya aku sudah melihatnya ketika pertemuan kita waktu itu”, ucap Heechul santai.

“oleh karena itu…. lupakanlah kejadian itu. Agar kau bisa terlihat seperti orang normal”, ucap Heechul prihatin. Tapi bagi Yoona, pria itu seperti menyindirnya.

“dengar… aku tidak akan pernah melupakan apa yang sudah kalian lakukan padaku. Dan aku bersumpah, akan membalas semua perbuatan kalian”, ucap Yoona tegas. Tapi Heechul yang melihat raut wajah Yoona yang tegang dengan mata yang berkaca-kaca, pria itu malah tersenyum.

“kau ingin balas dendam? Hahhh… kau lucu sekali”, sindir Heechul dengan senyum piring.

“kau ingin melapor ke polisi? Tidak ada bukti Yoona”, ujar Heechul meremehkan.

“aku akan mencari buktinya”, balas Yoona tegas.

“kau tidak akan pernah mendapat buktinya. Tidak ada yang tahu kejadian itu selain kami bertiga dan juga Nara”, ucap Heechul. Yoona meremas ujung bajunya karena sadar ucapan Heechul benar adanya. Tidak ada orang lain di gang gelap itu, selain mereka.

“aku…aku akan meminta bantuan orang lain untuk mencari buktinya”, balas Yoona asal. Gadis itu hanya berusaha untuk tidak terlihat lemah dihadapan Heechul. Tapi sayangnya, Heechul tahu Yoona sedang ketakutan saat ini. Sangat terlihat jelas dari tubuh Yoona yang gemetaran.

“siapa? Donghae? Kau ingin suami mu itu membantumu?”, ledek Heechul.

“…”

“jika kau ingin meminta bantuan Donghae, sudah pasti kau harus menceritakan semuanya pada  suamimu itu. Dan kau berpikir dia akan percaya begitu saja? Tidak Yoona. Karena kau tahu kenapa?”, kali ini Heechul mencondongkan wajahnya kearah Yoona dan dengan cepat Yoona memundurkan bahunya kebelakang.

“karena suamimu itu adalah sahabatku. Dia lebih percaya kepadaku dibandingkan kau… istri yang baru ditemuinya bahkan tidak dikenalnya”, ucap Heechul seperti bisikan iblis ditelinga Yoona.

“tidak… dia pasti percaya padakku”, balas Yoona, tapi terlihat keraguan dari matanya yang terlihat tidak fokus. Heechul merasa menang saat ini. Pria itu yakin Yoona sudah termakan dengan ancamannya.

“kalau begitu… silahkan. Pulanglah… dan ceritakan semuanya pada Donghae. Dan kita lihat siapa yang akan menang”, tantang heechul sambil mengarahkan tangannya ke pintu Kafe. Yoona yang pikirannya mulai kalut, langsung beranjak dari duduknya – berdiri.

“dan bersiaplah untuk kekalahanmu”, ucap Heechul dengan kepala yang mendongak, menatap Yoona, meremehkan. Yoona pun langsung berlari keluar dari kafe itu menuju mobilnya yang diparkir didepan bangunan kafe itu.

“shit! Aku harus menyingkirkan gadis itu secepatnya”, umpat Heechul sambil menatap mobil Yoona yang sudah keluar dari area parkir kafe hingga melaju kencang.

Sedangkan disisi luar kafe, didalam sebuah mobil yang terparkir rapi, seorang pria mengamati Heechul dan Yoona sedari tadi.

>>>>>>>

Sesampainya dirumah, Yoona langsung masuk kekamarnya. Mengunci pintu kamarnya serapat mungkin. Hingga tidak ada seorang pun yang bisa masuk kekamarnya.

Tring~

Yoona membuka pesan itu, dan lagi-lagi membuat Yoona semakin ketakutan.

Kau terlihat semakin cantik

‘sebenarnya apa yang Heechul inginkan? Kenapa dia harus bersikap diawal mengancam dan meminta bertemu dikafe, lalu kembali mengancamnya secara langsung. Tapi sekarang mengirim pesan seperti memujaku? Apa yang pria itu inginkan?” , pikir Yoona dengan tangan gemetar dan langsung mematikan ponselnya. Yoona berlari langsung masuk kedalam kamar mandi. Mengurung diri disana, menenangkan diri.

Sedangkan diwaktu yang bersamaan Donghae baru pulang kerja lebih cepat karena sekarang adalah hari sabtu. Waktunya bersama istrinya. Tapi ketika Donghae menuju ruang santai – tempat biasa Yoona menunggunya, Donghae tidak menemukan gadis itu disana.

“dimana dia?”, gumam Donghae, kembali melangkah menuju dapur. Tapi tetap saja gadis itu tidak ada disana.

“tuan sudah pulang? Ada yang bisa saya bantu tuan?”, tanya Han Ajumma ketika melihat Donghae memasuki dapur.

“dimana Yoona?”, tanya Donghae.

“tadi nona baru pulang dan langsung masuk kekamarnya”, jawab Han Ajumma. Donghae mengerutkan kening.

“dia pergi kemana tadi Ajumma?”, tanya Donghae penasaran.

“saya tidak tahu Tuan. Hanya saja tadi sebelum pergi, nona terlihat aneh. Tiba-tiba saja pergi begitu saja tanpa mengatakan apapun. Nona terlihat seperti terburu-buru dan panik. Dan ketika tadi pulang pun nona masih terlihat panik”, jawab Han Ajumma. Mendengar penjelasan Han Ajumma, Donghae menjadi khawatir dengan keadaan Yoona sekarang.

“apa Han Ajumma melihat Yoona melakukan sesuatu yang aneh sebelum pergi tadi?”, tanya Donghae, seperti mengintrogasi Han Ajumma.

“saya rasa tidak ada. Nona hanya duduk dimeja makan sambil memainkan ponselnya. Menunggu makanan dihidangkan karena nona mengatakan dia lapar”, jelas Han Ajumma sambil mengingat-ingat kelakukan Yoona sebelum pergi tadi.

‘ponsel! Pasti ada sesuatu diponsel Yoona’, pikir Donghae.

“apa Tuan ingin dibuatkan makan malam sekarang?”, tanya Han Ajumma, membuyarkan pikiran Donghae.

“ahhh… iya. Tapi aku mandi dulu Ajumma”, ucap Donghae.

“baik Tuan”, balas wanita paruh baya itu.

Donghae pun melangkah menuju kamarnya. Tapi sebelum memasuki kamarnya, Donghae menatap pintu sebelah kamarnya.

“apa aku harus mengurungmu dirumah saja agar kau aman? Atau aku harus membawamu kemanapun aku pergi agar aku tidak selalu mengkhawatirmu”, gumam Donghae sambil manatap pintu kamar Yoona.

>>>>>>>

Keesokan harinya karena weekend, Donghae memutuskan akan lari pagi disekitaran kompleks rumah. Awalnya Donghae ingin mengajak Yoona tapi sepertinya gadis itu belum bangun.

Ketika menuruni tangga, Donghae bertemu dengan Eunji. Gadis itu langsung menunduk hormat pada Donghae.

“selamat pagi Tuan”, sapa Eunji dengan senyum lebarnya. Donghae pun membalasnya dengan senyum.

“selamat pagi Eunji-ssi. Kau ingin membangunkan Yoona?’, tanya Donghae dan Eunji mengangguk.

“bukankah biasanya dia bangun jam Sembilan?

“benar Tuan, tapi ada seseorang yang ingin bertemu dengan nona”, jawab Eunji.

“sedang ada tamu? Siapa?”

“iya Tuan. Seorang gadis. Dia sedang menunggu diruang tamu”, balas Eunji lalu pamit menuju kamar Yoona. Donghae penasaran siapa yang ingin bertemu dengan Yoona. Tidak biasanya ada yang datang bertamu kerumahnya dan lebih herannya mencari Yoona – istrinya yang anti sosial. Dengan cepat Donghae melangkah menuju ruang tamu.

Dilain tempat Eunji masih berusaha untuk membangunkan Yoona yang masih bersikukuh untuk tidur sebentar lagi.

“ada tamu yang sedang mencari nona. Ayo bangun nona”, bujuk Eunji. Tapi Yoona tetap mengguling tubuhnya dengan selimut.

“akkk… aku masih mengantuk. Bilang saja aku sedang tidak ada dirumah”, balas Yoona masih bergumul dengan tidurnya.

“ckkk… bagaimana aku bisa mengatakan nona tidak ada dirumah, jika tadi aku sudah mengatakan kepadanya bahwa nona ada dirumah”, ucap Eunji kesal.

“kalau begitu suruh saja dia pulang dan datang kembali jika hari sudah siang. Ini masih terlalu pagi untukku bangun. Aku butuh istirahat”, balas Yoona kesal tapi dengan mata yang masih tertutup dan berusaha sekuat tenaga mempertahankan selimut menutupi tubuhnya, sedangkan Eunji melakukan sebaliknya. Menarik selimut Yoona, agar majikannya itu mau bangun.

“tapi nona harus bangun. Nona harus melihat siapa tamu itu”

“memangnya dia siapa? Seberapa penting dia sampai aku harus mengorbankan waktu istirahatku hanya untuk menemuinya”, kesal Yoona.

“Sangat penting nona. Tamu itu adalah gadis yang menjemput Tuan waktu itu nona”, ucap Eunji dengan cepat. Mendengar itu, Yoona langsung bangun dan terduduk diranjangnya.

“benarkah? Kau tidak sedang berbohongkan”, ujar Yoona menyipitkan matanya menatap Eunji.

“aku bersumpah nona. Untuk apa aku berbohong”, balas Eunji sambil mengulurkan tangannya dengan jari tengah dan telunjuk membentuk huruf V.

“seperti apa dia?”, tanya Yoona penasaran.

“dia seorang gadis dengan ukuran tubuh mungil, rambut panjang dan berponi. Dan kurasa usianya masih sangat muda. Terlihat seperti seorang mahasiswa atau anak sekolahan. Dan kurasa tidak ada yang istimewa dari gadis itu. Dia terlihat biasa saja”, jelas Eunji sambil membayangkan tamu yang sedang menunggu diruang tamu.

“kau yakin? Tidak mungkin Donghae mendekati seorang gadis dibawah umur seperti itu”, Yoona meragukan penjelasan Eunji.

“sungguh nona. Aku tidak mungkin salah. Aku melihatnya langsung ketika gadis itu menjemput Tuan dan tadi, aku sendiri yang membukakan pintu untuk gadis itu. Bahkan aku sempat berbicara kepadanya. Ya walaupun hanya sebatas menanyakan siapa yang sedang dicarinya”, jelas Eunji lagi.

‘Kalau benar temu itu adalah gadis yang menjemput Donghae waktu itu, tapi kenapa yang dicarinya malah aku?’, pikir Yoona dalam hati.

“ayo nona…. Cepat… nona harus melihat gadis itu. Ah…jangan-jangan sekarang dia sedang berbincang-bincang dengan Tuan. Karena tadi Tuan bertemu denganku ditangga dan aku memberitahu ada seseorang yang datang mencari nona”, tiba-tiba Eunji teringat dengan Donghae yang ditemuinya ditangga tadi.

Mendengar ucapan Eunji dengan cepat Yoona beranjak dari kamarnya, lari ke kamar mandi untuk mencuci muka dan sikat gigi.

“ayo nona cepat”, seru Eunji mendesak.

“iya sabar, sebentar”, ucap Yoona sambil mengusap wajahnya dengan handuk. Ketika Yoona ingin meraih sisir untuk mengisir rambutnya, Eunji sudah menarik lengan Yoona terlebih dahulu, membawanya keluar dari kamar.

“nona terlalu lama”, ucap Eunji kesal. Yoona pun pasrah ditarik maid-nya itu dengan penampilan khas orang baru bangun tidur dan baru mencuci muka tapi dengan rambut yang masih berantakan.

TBC

 

Gimana untuk chapter ini? Kalian udah dapat clue lagi dari part Heechul dan Yoona kan.

Udah dapat sedikit gambaran apa yang terjadi dimasa lalu Yoona.

Aku tunggu like dan k omentar kalian ya

 

Oh ya ada beberapa reader yang komentar  “thor kapan update?” “updatenya malam ini aja ya”, etc.

Aku ngerti perasaan kalian yang udah penasaran banget sama lanjutan ceritanya. Karena aku juga seorang reader, pernah ngerasaiin apa yang kalian rasakan. Tapi aku harus mengikuti rule yang udah aku jadwalkan. Maaf ya~

Aku hanya bisa update setiap kamis dan sabtu atau minggu kalau aku gak sempat update di hari sabtunya. Karena aku juga punya pekerjaan didunia nyata yaitu seorang mahasiswa tingkat akhir yang harus ngurus skripsi.

Tapi kalian gak usah takut aku gak lanjutin cerita ini. Aku pasti lanjutin karena mentahan ceritanya udah hampir selesai aku buat. Tinggal aku review setiap aku mau update. Dan masih proses edit untuk Ebooknya.

Jadi aku harap kalian tetap bersabar ya~

Aku pasti update ceritanya kok, gak bakalan hiatus. #janji

Ok itu aja dulu info dari aku. Sampai ketemu dia chapter 11 hari sabtu.

See U

|06 Apr 2017|

Advertisements

30 thoughts on “After Married – 10

  1. KasMha PyrooLiers

    Pria yg ada dimobil diluar cafe KINg itu adalah Nic hahha sifat sotoyku kumat…
    ….
    YoonHae.. Kadar kecemburuan kaliann bertambahh banyakkk terxtaaa

  2. Yang menelor Yoona itu Heechul bukan ya? Terua yg mengamati di mobil itu sebenernya siapa? Aduh moment Yoonhaenya udah mulai lebih manis. Yoona mulai bisa disentuh Donghae, dan sepertinya tamu itu Wheein, Yoona cemburu sama Wheein, lucu sekali, eunji lagi paling pinter manas2in 😁

  3. Iedhaaniyagirl ipethaa

    Masak dipwrkosa pdahal yoona bilang donghae first kiss nya aduuuhh masih bingung ak min

  4. ulfa intan agustien

    Makin penasaran sama masa lalu yoona?? Siapa ya kira” yg neror yoona lwat sms?? Pngen tw reaksi donghae’y gmn pas tau masa lalu yoona.
    Cepetan dilanjut ya ka
    Terima kasih fighting

  5. Kasihan yoona….
    Heechul sama nara jahat banget sih…
    Siapa ya yang kirim pesan ke yoona?? Semoga aja donghae cepet2 tau kebenarannya. Yoona eunji lucu deh..
    Thnx kak, ff nya keren…

  6. laylee18

    kyaknya klo heechul ketemu sma yoona itu kebetulan deh, trus itu siapa yg mantau didalem mobil?? tadinya kirain aku itu donghae tpi kyaknya bkn deh atau orng itu yg ngancem yoona lewat sms ya?? berarti dia ada hubungannya sma masa lalu yoona dong?? jadi bingung nebak jalan ceritanya..
    next kak makin penasaran sma kelanjutannya ceritanya

  7. dhewi

    Udah makin ketahuan nih masa lalunya yoona ..
    Semoga di part selanjutnya yoonhae monentnya banyak.

  8. uly assakinah

    aku rasa yang ngajak ketemu sama yoona adalah orang yang ada di dalam mobik itu. jangan2 tuh orang yang memperkosa yoona. kalo heechul ada di situ mungkin hanya kebetulan.
    Yang datang ke rumah tuh siapa Nara??

  9. Meliii

    Ceritanya makin bkin penasaran maslah mereka pd masa lalu
    Itu yg dateng nemuin yoona si wheein ya ? Heheh hanya nebak aja

    Next chap
    Fightiingg

  10. trywach

    heeeee knpa susah bget mau coment aja,,,,
    heeemmm msoh g phm dgn msa lalu yoona,heechul &’nara yg mbuat yoona ky gitu,,,

  11. rahmania

    makin takut klo yoona bnr2 pernh diperkosa.klo heechul suka yoona knp dia tdk menolong yoona.jgn sampai dech yoona jd korban pemerkosaan.

  12. trywach

    heeeemmmm masih abu” tentang msalah yoona ,heechul & nara??
    mkin rumit ,,,jgn 2 nick jg terlibat msalah ttg masa lalu yoo a ???

  13. Huh ,padahal di atas udah di larang protes kependekan tapi tetep aja ini mulut udah gatel ka karna pengen bahas ini kepedekatan hehehehehe ..

    Iya udah sedikit dapet gambaran lagi dari masalah Yoona ..mereka keterlaluan yaa ,ayoo dong Donghae nya bertindak biar Yoona gak semakin ketakutan gitu aku kasian liatnya .

    btw yg perhatiin Yoona di Caffe itu tadinya aku curiga itu Donghae tapi kayanya bukan ..apa itu Nicholas atau Taehyung ???? emmm di tunggu next chapternya ka .

    Oiya dari beberapa hari kemaren aku rajin loh nyatronin blog ini karna takutnya udh di next tapi pas buka ternyata blm ada ,trus pas baca note di part ini ternyata udh ada jadwal postnya toh seminggu 2 kali ,kirain bakal update kapan aja secepetnya ^^ hehehe

  14. aprilia DY

    masih penasaran. jangan jangan yg ngeluarin yoona dan heechul di cafe itu supirnya donghae. dn tau juga tentang masalalunya yoona atau jangan jangan terlibat dalam masa lalu yoona.
    di lanjut chapter selanjutnya eonni. jgn lama lama ne eonni ☺
    ff after married daebak 👍

  15. sintayoonhae

    makin complicated msalhnya… tpi msih abu2 sma masa lalu yoong… jdi tmbh gk sbar nih baca next partnya uuhhhh…. semangat thor sma tugas akhir kliahnya me too wkwkwk… dtggu next part.a ya Thor fighting 😀

  16. Sfapyrotechnics

    Aigooo donghaee 😂😁😁 Jgn kau goda yoong smpe sgitunya,, kasian yoong nya yg nahan malu 😂😂:v Hobi bnger buat yoong kesel sklligus malu 😂 Aigoo Nara ma heechul udh mulai ancam yoong lgi. Dan siapa ‘si brengsek’ yg dimaksud heechul itu?? Dan siapa yg ngintai pertemuan yoong ma heechul ?? apa dia suruhannya hae?? Dan yg dtng k rmhnya yoonhae itu wheein kan?? Asistennya nara??

    Next kk.. Fighting!!

  17. Sedikit demi sedikit rahasia terbuka semoga yooa hanya hampir menjadi korban pelecehan tp klo baca sepertinya sudah terjadi hikhik apa kira2 reaksi dongjae ya semangatmu tak skripsinya thor fighting

  18. ichus

    Masih gk yakin sih klo yoona dulu korban pemerkosaan.. kali aja hampir tp itu gagal. Trus yg neror yoona itu mungkin aja nick.. bilang dia cantik. Krena yg suka sama yoona kn si nick.
    entah knp kok bisa heechul jdi benci ssma yoona pdahal dulunya dia suka. Banyak bgt teka teki yg pengen dipecahin.. huh fighting
    ohya, buat authornya juga semangat dan lancar tugas akhirnya. Thanks your ff 😊

  19. Sudah nunggu dari siang. Ternyata updatenya kamis malam. Heheh
    Hmm siapa yg mengawasi yoona ? Dan yg mau ketemu yoona siapa ? Adik dari jung nata ? Keep update ^^

  20. intansrhdt

    Yeaayy kamis tlah tiba wkwk
    Makin lama masa lalu yoona sedikit demi sedikit sudah terkuak, semoga apapun yg terjadi sama yoona donghae tetap membelanya

  21. sulistiowati_06

    masih penasaran sama penyebab masa lalunya yoona. apa iya nara sama hecul ngorbanin yoona dari perbuatan keji dulu? apa iya yoona juga kehilangan harga dirinya juga? masih ga tau jalan masa lalunya yoona. yoona lupa apa pura2 lupa masalah kisseunya sama ngek? wkwkwk
    next part ditunggu ya authornim. part ini agak pendek. mudah2an next part dipanjangin ceritanya

  22. Husni Laili Qurrahman

    Semakin keren cerita ny 🙂
    yoonhae moment ny dikit d chap ini. ;(
    semangat thor untuk lanjutin cerita ny. 😉

  23. yoongtaeyeon

    akhirnya d update jg thor 🙂
    makin terkuak seperti apa kejadian yg yoona alami dulu..semoga chap selanjutnya yoonhae momentnya agak banyakan ya thor
    semangat author 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s